Pemikiran Abu Ishaq Al-Syatibi Dalam Kitab Al-Muwafaqat | Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan
Mencari terjemahan yang akurat sangatlah penting karena bahasa Imam Asy-Syathibi dalam kitab aslinya cukup tinggi dan kompleks. Saat mencari versi PDF, pastikan Anda merujuk pada penerbit yang kredibel atau perpustakaan digital resmi seperti Archive.org yang sering menyediakan arsip kitab klasik.
Kedalaman ilmunya membuat Imam asy-Syatibi dijuluki sebagai Syaikhul Maqashid (Guru Besar Ilmu Maqashid) karena kemampuannya merumuskan teori maqashid secara sistematis. Dua karyanya yang paling monumental dan terus dikaji hingga hari ini adalah Al-Muwafaqat dan Al-I'tisham . Al-I'tisham merupakan kitab ensiklopedia yang secara khusus membahas tentang bid'ah dan bahayanya dalam agama. Terjemahan Kitab Al Muwafaqat Pdf
Sebelum membahas isi kitabnya, penting untuk mengenal sosok sang penulis, Imam Abu Ishaq asy-Syatibi. Nama lengkap beliau adalah Ibrahim bin Musa bin Muhammad al-Lakhmi al-Gharnati asy-Syatibi. Beliau lahir di Granada, Spanyol (Andalusia) pada tahun 720 H dan wafat pada tahun 790 H (1388 M). Asy-Syatibi adalah seorang ulama besar bermazhab Maliki yang hidup di masa akhir kejayaan Islam di Spanyol. Ia dikenal sebagai seorang yang alim, zuhud, dan sangat produktif dalam menulis. Di antara guru-gurunya yang terkenal adalah Abu Sa'adah bin Lubb, seorang fakih terkemuka di Andalusia pada masanya.
Kebutuhan pokok untuk menjaga lima hal ( Al-Kulliyat al-Khamsah ): Agama, Jiwa, Akal, Keturunan, dan Harta. Pemikiran Abu Ishaq Al-Syatibi Dalam Kitab Al-Muwafaqat |
Membahas tentang hukum-hukum taklifi (wajib, sunnah, haram, makruh, mubah) dan hukum-hukum wadh'i (sabab, syarat, mani', shahih, fasid, azimah, rukhsah).
Memudahkan pencarian kata kunci tertentu, seperti "mashlahah", "maqasid", atau tema fiqh spesifik. Dua karyanya yang paling monumental dan terus dikaji
Kitab Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah ditulis oleh (wafat 790 H), seorang ulama besar dari Andalusia. Judul "Al-Muwafaqat" sendiri berarti "Kesepakatan" atau "Kesesuaian", yang merujuk pada upaya penulis untuk menyelaraskan antara dalil-dalil syariat dengan tujuan dasar hukum Islam demi kemaslahatan manusia.
Jika Anda ingin mendalami bagian tertentu dari kitab ini, beri tahu saya apakah Anda membutuhkan , rekomendasi penerbit versi cetak , atau perbandingan pemikiran Al-Syatibi dengan ulama ushul lainnya . Share public link